Pusat Data Nasional apakah perlu?

Pusat Data saat ini menjadi kebutuhan bagi semua pihak. Bagi pemerintah, Pusat Data dapat menjadi penjamin keberlangsungan layanan yang diberikan kepada publik. Pembangunan Pusat Data juga diharapkan dapat memberikan sumbangsih besar dalam rangka perbaikan tata kelola data nasional. Pemerintah saat ini berencana membangun Pusat Data Nasional (PDN) di empat lokasi, yaitu Bekasi (Provinsi Jawa Barat), Nongsa – Batam (Provinsi Kepulauan Riau), Ibukota Negara Baru di Penajam Paser Utara (Provinsi Kalimantan Timur), dan Labuan Bajo (Provinsi Nusa Tenggara Timur).

Pemilihan lokasi pembangunan Pusat Data ini mempertimbangkan kelengkapan infrastruktur penunjang, misalnya infrastruktur serat optik, pasokan listrik, air, serta jalur langsung ke tulang punggung internet global. Pusat Data yang akan dibangun pemerintah nantinya memiliki spesifikasi Tier 4 dengan kapasitas 43.000 core dan 72 petabytes.

Continue reading →

Doxing Apa itu?

Akhir-akhir ini sangat sering kita dengar Doxing, mungkin secara tidak langsung kita tidak sadar telah melakukan hal ini. Sebagaimana dilansir dalam laman Wikipedia:

Doxing, atau doxxing (berasal dari kata “dox”, singkatan dari dokumen), adalah sebuah tindakan berbasis internet untuk meneliti dan menyebarluaskan informasi pribadi secara publik (termasuk data pribadi) terhadap seseorang individu atau organisasi.

SUMBER: WIKIPEDIA.ORG

Sepanjang tahun 2021 ini banyak tedapat kasus-kasus yang cukup menyita perhatian publik, diantara:

  1. Kasus pengemudi Fortuner mengacungkan pistol – April 2021
  2. Video viral Wanita Ngamuk Akibat Dipaksa Putar Balik – Mei 2021
  3. Video Viral, IBu-ibu maki kurir – Mei 2021

Beberapa contoh kejadian di atas bukan tidak mungkin akan terus bertambah mengingat saat ini semakin mudah membagikan sesuatu di internet. Fonemena seperti ini sangat menarik sebenarnya, di satu sisi masyarakat sekarang seperti haus akan informasi, namun di sisi lain sayangnya tujuan awal dari penyebaran sesuatu adalah untuk memberikan edukasi ataupun sekedar informasi menjadi bergeser. Seolah-olah pemberi informasi ini mengajak para pembaca informasinya untuk sama-sama memberikan penghakiman terhadap orang-orang yang menjadi objek.

Continue reading →

Berapa sih harga akun Twitter kita?

Beberapa minggu lalu jagat twitter sempat diramaikan dengan cuitan mengenai “Berapa Harga akun Twitter“. Usut punya usut, ternyata untuk mengetahui “harga” akun twitter kita bayarannya cukup mahal gratis, namun mungkin kita tidak menyadari potensi bahaya atau resiko yang mungkin timbul.

Gratis sih, kita cukup mengunduh aplikasi dari playstore kemudian menginstallnya. Berangkat dari rasa penasaran, tentu saja hal ini akan membuat orang-orang semakin tertarik. Dari sekedar iseng, lucu-lucuan atau bahkan sarana unjuk harga akun sosmed.

Sebenarnya hal seperti ini tidak menjadi masalah, selama kita dapat benar-benar yakin akan privasi atau keamanan data kita. Defaultnya saat seseorang membuat aplikasi untuk kemudian diunggah ke playstore akan ada semacam permintaan akses apa saja yang dibutuhkan agar suatu aplikasi bisa berjalan dan berfungsi maksimal.

Hal seperti di atas yang seharusnya menjadi perhatian kita. Karena saat mengunduh dan menginstall aplikasi kita sendiri yang akan memberikan akses kepada aplikasi tersebut. Hanya kadang kita luput dari membaca permintaan ini, langsung Agree, Next, atau OK lalu Finish.

Continue reading →

Social Engineering (soceng) apa itu?

Social engineering dalam bahasa Indonesia sering diterjemahkan menjadi Rekayasa Sosial. Tidak bisa dipungkiri dalam suatu sistem komputer tercanggih sekalipun, faktor terlemah dalam sistem tersebut adalah manusia. Suatu sistem tidak bisa terlepas dari manusia, baik sebagai pembuat, pengguna ataupun sebagai operator dari suatu sistem.

Rekayasa sosial adalah manipulasi psikologis dari seseorang dalam melakukan aksi atau menguak suatu informasi rahasia. Rekayasa sosial umumnya dilakukan melalui telepon atau Internet. Rekayasa sosial merupakan salah satu metode yang digunakan oleh peretas untuk memperoleh informasi tentang targetnya, dengan cara meminta informasi itu langsung kepada korban atau pihak lain yang mempunyai informasi itu.

SUMBER: WIKIPEDIA.ORG

Akhir-akhir ini semakin banyak celah dan cara yang digunakan untuk melakukan soceng ini. Berikut adalah beberapa kasus umum yang terjadi:

Continue reading →

Waspada Modus di Balik Giveaway!

Giveaway? siapa yang tidak tertarik mendengar kata tersebut?

Minggu lalu sempat ada cuitan di twitter yang menurut saya sangat menarik. Cuitan kali ini adalah dengan memberikan giveaway kepada warganet cukup dengan syarat membalas cuitan tersebut dengan nama mama dan photo. Yap! Anda gak salah dengar, mama, in the other word, ibu kandung. Bermodal tangkapan layar saldo dompet digital (yang entah bagaimana kevalidannya) banyak data yang bisa terjaring.

sumber: twitter.com
Continue reading →

Tokopedia, Bukalapak jebol?

Bukalapak, Tokopedia dan sekarang Bhineka terindikasi mendapat serangan siber yang mengakibatkan bocornya data pengguna yang diperjualbelikan di dunia maya. Berita ini sempat menjadi viral dalam beberapa minggu terakhir.

Kasus Tokopedia ini sangat menarik, di awal hanya tersiar kabar bahwa terdapat data 15 juta data yang diperjualbelikan yakni meliputi informasi pribadi seperti email, nomor HP, nama, tanggal lahir, dan juga data sensitif lainnya. Dan semakin berkembang dengan peningkatan jumlah data yang signifikan, mencapai yakni 91 juta data pengguna.

Pihak Tokopedia sebenarnya sudah memberikan konfirmasi bahwa memang benar ada upaya pencurian data tersebut. Meskipun data sensitif seperti password tetap terlindungi namun sebaiknya kita tetap aware dengan hal ini dengan melakukan beberapa tindakan pencegahan, seperti melakukan penggantian password akun tokopedia ataupun password akun-akun lain, dan juga akun-akun yang mempunyai kesamaan password.

Continue reading →

Aplikasi Zoom berbahaya?

Work From Home (WFH) terpaksa diterapkan dalam masa pandemi COVID-19 di tahun 2020. Ini tentunya merubah semua pola kerja dari yang sebelumnya konvensional (tatap muka) menjadi pola kerja baru yang mungkin juga merupakan hal baru bagi sebagian orang.

Zoom meeting salah satunya menjadi aplikasi yang laris akibat dari penerapan WFH ini. Bahkan sempat diberitakan juga di sini bahwa kekayaan pendiri dan CEO Aplikasi Zoom, Eric Yuan, meningkat 64 T dalam 3 bulan terakhir. Selain Zoom sebenarnya sudah banyak aplikasi serupa yang menawarkan fitur serupa, diantaranya Skype, Hangouts, Webex, serta masih banyak lagi.

Belakangan ini beredar berita bahwa aplikasi Zoom mengakibatkan layar Handphone (HP) bergerak sendiri bahkan sampai membobol akun internet banking seseorang. Kejadian tersebut dibagikan oleh netizen dan sempat menjadi viral.

Continue reading →

Work From Home

Akhir 2019 virus COVID-19 atau mungkin biasa disebut Corona mulai menyerang. Akibat yang ditimbulkan bukan hanya dari sisi korban jiwa yang terinfeksi saja tapi juga mengancam ekonomi hingga stabilitas suatu negara.

Tidak lepas dari postingan sebelumnya di sini, tampaknya virus ini sudah menjadi ancaman yang cukup serius, dalam hal ini ancaman bagi Data Center kita. Mungkin tidak bagi Data Center secara langsung tetapi lebih kepada ancaman terhadap pengelola Data Center.

Continue reading →

Johny G Plate

Johnny Gerard Plate resmi dilantik menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika pada Kabinet Kerja Jilid 2 untuk periode 2019-2024 menggantikan Rudiantara.

Menilik dari Wikipedia, sosok Menkominfo kali ini memiliki latar belakang seorang politisi dan pengusaha. Bidang usaha yang pernah beliau pimpin pun tidak berkaitan dengan bidang komunikasi dan informatika.

Bapak Joko Widodo sepertinya ingin membawa perubahan di Kemenkominfo dengan membawa orang dengan latar belakang berbeda untuk bisa melihat permasalahan dari sudut pandang yang berbeda.

Continue reading →